The rhythm you make keeps you balance. But as the life's spinning, you are required to move.
Saturday, June 06, 2015
Rutinitas mengubah rutinitas
Thursday, May 21, 2015
Karena yang kamu lihat, belum tentu apa yang mereka rasa.
Pernah tidak kamu berfikir bahwa orang yang saat ini ada di samping kamu, atau yang ada di depan kamu, yang sedang tertawa lepas, hatinya ternyata sedang berduka? Atau mungkin orang yang kamu temui murung sepanjang hari, ternyata dia sedang diliputi kebahagiaan namun sulit untuk mengekspresikannya?
Saya pernah. Sering lebih tepatnya. Saya sering mengamati keadaan sekitar saya. Ekspresi orang-orang di sekililing saya dan situasi yang sedang terjadi. Saya senang menganalisis apa yang kira-kira sedang terjadi, apa yang kira-kira sedang mereka rasakan. Banyak orang yang begitu ekspresif, tetapi tidak sedikit orang yang mampu menyimpan perasaannya. Bahagia, padahal luka. Cemberut, padahal diam-diam suka. Menarik, kan?
Ekspresi wajah, bagi sebagian orang adalah hal yang penting dan menarik untuk disimak. Mengapa?
Kebanyakan mimik itu menandakan perasaan yang sedang dialami. Hal ini lah yang menjadi indikator seseorang untuk menilai orang lain dan menjadi penentu bagaimana harus bersikap. Nah, yang menarik bagi saya adalah belakangan ini banyak mereka-mereka yang sedang berakting menutupi perasaan mereka. Mengenali apa yang sebenarnya mereka alami itu menjadi poin tersendiri untuk saya. Seperti membaca luka dibalik tawa, bimbang dibalik riang, peduli dibalik angkuh. Inilah yang menuntut saya untuk lebih peka, sehingga pada akhirnya secara refleks saya sering menganalisis manusia. Seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya bahwa saya sangat tertarik dengan manusia. Manusia itu adalah makhluk yang sangat sensitif, makanya analisis lah yang membantu saya menyikapi mereka.
Kenalilah duniamu. :)
Friday, May 17, 2013
Travelling teaches us lot!
Tuesday, April 30, 2013
LessonLearned
Tuesday, April 23, 2013
Teaser
To Boon Keng, from Dhoby Ghaut. It was so amazing, the memories we've got.
Next to Chung King Mansions, there is a mall. I don't want to mention, i miss you all.
:")
#rhyme
Sunday, April 14, 2013
Horoscope dan Traveling – Pisces
Sifat dan karakter
Pisces sangat perasa, beuh! Sangat intuisif dan romantis habis… Hidup (apalagi bercinta) dengan pisces ini seperti naik roller coaster, naik turun dengan cepat dan sangat memacu adrenalin. Pisces selalu melihat bentuk fisik, mudah bosan dan cenderung untuk selalu melihat sisi lain.
Traveling
Bagi seorang Pisces, mengunjungi tempat-tempat romantis adalah sebuah keharusan. Pantai tanpa penghuni dengan pasir putih yang bersih atau gunung dengan hutan pinus rapat membentuk kanopi dengan halimun tipis bisa membuatnya menjadi penyair cinta nomer wahid.
Jangan mengajak Pisces ke tempat ramai, jika terpaksa biarkan dia “wandering around” mengikuti kata hatinya mau melangkah kemana. Pisces lebih suka traveling dengan pasangan, dia bukan solo traveler dan tidak suka dengan traveling yang terjadwal.
Pisces tidak akan pergi lagi ke tempat yang sama untuk kedua kalinya, baginya satu tempat cukup satu kali kecuali ada seseorang yang dia suka ikut serta atau tempat itu memang punya tempat spesial di hatinya.
Tempat yang bisa membuatnya diam berlama-lama adalah Sisi Barat Danau Toba, Takabonerate, Ubud dan Bandung.
Untuk urusan penginapan, Pisces tidak akan rewel dengan semua penginapan di Ubud. Kampung Sampireun juga salah satu tempat favoritnya. Kalau di luar negeri, mungkin Eagle Nest New Zealand atau Ninh Van Bay, Nha Trang-Vietnam.
Jika bepergian ke luar dari Indonesia, tempat favoritnya mungkin adalah New Zealand dengan lembah hijau yang berbatasan dengan gunung saljunya, Venesia dengan gondola dan sungai-sungai romantisnya, Yosemite dengan hutan yang romantis dan kolosal, Santorini dengan kota romantis di bukit yang menghadap ke laut, dan wilayah pegunungan Costarica dengan air terjun dan sungai eksotisnya.
Horoscope dan Traveling – Aquarius
Sifat Dasar
Karakter dasar dari Aquarius adalah jiwa sosial yang tinggi, penuh kejutan dan selalu siap bila dimintain tolong. Sangat peduli dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kebenaran. Selalu ingin tampil beda.
Traveling
Kalau saya seorang Aquarius, mungkin saya tidak akan pernah mau kenal yang namanya travel agent. Buat saya, mengurus perjalanan sendiri itu sangat menyenangangkan. Saya akan mencoba traveling dengan berbagai macam sarana transportasi. Mencoba tempat yang mungkin bagi banyak orang beresiko konflik dan mengancam keselamatan jiwa. Saya akan menikmati traveling ke Poso, Ambon, atau perbatasan Timor Leste.
Tempat yang cocok buat saya mungkin adalah Tanjung Puting, Pulau Komodo, Gunung Leuser dan tempat konservasi lainnya. Karena pada prinsipnya, saya ingin memberi lebih pada alam, bukan hanya sekedar traveling. Saya ingin setiap perjalanan saya makna buat alam, terutama buat kemanusaiaan.
Jika ke luar negeri, saya mungkin akan ke Berlin, Serbia, dan sebagian besar negara di Afrika.
Horoscope dan Traveling – Capricorn
Sifat dan karakter.
Menurut karakternya, Capricorn adalah orang yang tekun. Berjalan pelan-pelan untuk menaiki tangga kehidupan adalah cirinya. Apabila sudah maju, maka pantang buatnya untuk berhenti, dengan kata lain dia sangat ulet dan sabar. Capricorn sangat mudah mengingat sesuatu dan tidak mudah melepas masa lalu. Itulah sebabnya dia sangat menyukai tradisi dan segala sesuatu yang jadul.
Traveling
Apabila saya menjadi seorang Capricorn, tempat favorit saya kemungkinan adalah Jogjakarta dan Bali. Kedua tempat ini menyimpan banyak sejarah, budaya, dan tradisi yang membuat saya betah berlama-lama mendengar kemegahan cerita masa lalu dan kemudian menghidupkannya dalam bayangan saya sendiri. Saya bisa berjam-jam duduk menyaksikan sendratari Ramayana di pelataran Candi Prambanan atau menyaksikan Tari Legong klasik di sebuah Banjar di Bali, disaat orang lain sudah menguap menahan kantuk. Di Jogja saya mungkin bisa membatik, pekerjaan yang membutuhkan ketekunan dan kesabaran yang luar biasa dan saya yakin bisa menyelesaikan sebuah karya utuh tanpa pupus/ bosan di tengah jalan.
Saya mungkin akan lebih memiliih perjalanan dengan kereta api karena bagi saya melihat sawah dan gunung selama perjalanan itu adalah bagian dari traveling dan sangat menyenangkan.
Untuk urusan hotel, saya mungkin memliih tepat menginap seperti Hotel Tugu di Malang, hotel Majahapit di Surabaya, dan losmen-losmen kecil di mana saja di Ubud.
Kalau ke luar negeri, mungkin saya akan memilih Italia, Inggris, dan mungkin Turki.
Horoscope dan Traveling – Sagitarius
Sifat Dasar
Sagitarians fisiknya sangat kuat. Dia tidak suka tempat yang “umum” dan selalu mencari manusia lain untuk bersosialisasi. Sedikit suka pamer dan kesannya suka menggurui sehingga terlihat sedikit bossy. Namun demikian dia sangat penolong dan disukai banyak orang.
Traveling
Horoscope dan Traveling – Scorpio
Sifat Dasar
Soliter sejati. Orang yang penuh rahasia dan suka menikmati segala sesuatunya sendiri. Kewibawaan adalah top priority bagi Scorpio, lebih fokus pada diri sendiri dengan pencapaian2nya tanpa mempedulikan tanggapan/ penilaian orang lain.
Traveling
Orang Scorpio menyukai tempat-tempat yang menantang dan tidak banyak orang yang bisa melakukannya. Itu adalah kepuasan tersendiri bagi seorang Scorpio.
Jika bepergian, orang Scorpio tidak akan rewel tentang segala sesuatunya. Long trip dengan kereta api kelas ekonomi, bus kelas kambing, atau berlayar dengan yacht berbulan-bulan bukan masalah bagi Scorpio.
Gunung, tempat terisolir di negeri antah berantah adalah tempat kesukaannya.
Jika saya seorang Scorpio, tempat kesukaan saya mungkin adalah puncak-puncak gunung di seluruh Indonesia, pulau Kangean, dan pulau-pulau terluar di Indonesia seperti Pulau Deli, Pulau Enggano dsb.
Untuk destinasi luar negeri, mungkin saya akan memilih Kinabalu, Greenland, Tibet, Canada, dan Pulau Robinson Crusoe, Chili.
Horoscope dan Traveling – Virgo
Sifat Dasar
Virgo adalah perfeksionis level tinggi. Segala sesuatu harus bagus, harus sempurna. Virgo juga agak konvensional, entah itu dalam pola pikir ataupun penampilan. Agak sulit mengajak Virgo untuk santai sejenak. Dalam pikirannya harus produktif dan produktif setiap saat.
Traveling
Tentu saja Virgo menginginkan traveling yang sempurna ke tempat-tempat yang indah yang sudah populer demi menghindari hal-hal yang tidak mengenakkan selama traveling, misalnya saja kondisi jalan yang susah di tempuh, kondisi cuaca yg memungkinkan penundaan penerbangan atau hal-hal lain yang mungkin timbul dalam traveling ke tempat yang tidak populer.
Seorang Virgo tidak bisa dijadikan leader dalam traveling, tapi akan lebih bermanfaat jika dimintai pendapat sebelum/ selama traveling.
Kalau bisa liburan sambil bekerja akan sangat menyenangkan bagi seorang Virgo. Tempat-tempat yang mungkin akan membuat saya senang, jika saya seorang Virgo adalah Bali, Lombok, Bandung yang tentu saja semuanya pakai travel agent.
Destinasi luar negeri adalah Hongkong, Sydney, Thailand, Singapura, Malaysia, Los Angeles yang semuanya juga diatur oleh travel agent. Karena saya ingin semuanya diatur dengan sempurna
Horoscope dan Traveling – Leo
Sifat dasar
Acknowledgement and recognition, itu yang dibutuhkan seorang Leo. Dia ingin semua orang tau kehadirannya dan apa yang bisa dilakukannya, itu sebabnya dia terkesan arogan dan suka show off. Tapi dibalik itu semua, ada sifat yang menyenangkan di diri Leo. Mereka itu adorable.
Traveling
Leo tidak suka di tempat sepi. Sebutan sebagai Party goers sangat cocok buat Leo. Jika bepergian dia akan mencari keramaian, seperti pusat kota dan festival-festival yang memungkinkan seorang Leo untuk menunjukkan kelebihannya.
Leo adalah sosialita sejati dan sangat menyukai kehidupan malam. Leo sangat suka dengan hingar bingar manusia modern yang haus hiburan dan segala kesibukan kota besar. Mall dan tempat hiburan adalah destinasi wajib bagi Leo.
Jika saya seorang Leo, tempat yang membuat saya kerasan adalah Jakarta dan Bali, di mana hidup bisa sampai 24 jam dan saya bisa melakukan apa saja selama 24 jam itu. Banyak konser musik digelar dan festival-festival lain, itu seperti surga buat Leo.
Untuk tujuan luar negeri, saya akan memilih Bangkok, Ibiza, dan London. Ke tiga kota itu punya klub malam terbaik dan Leo yang setengah vampir itu bisa dengan leluasa “hidup”
Horoscope dan Traveling – Cancer
Sifat Dasar
Cancer adalah orang yang sangat homy. Mungkin pepatah rumahku istanaku berasal dari orang-orang yang berzodiac Cancer. Cancer sangat intuisif dan kadang moody. Suasana hatinya gampang sekali mempengaruhi orang-orang yang ada di sekitarnya. Maka dari itu dia butuh mood buster jika diajak bepergian.
Traveling
Cancerians cenderung menyukai tempat-tempat yang homy, entah itu masyarakatnya yang ramah atau tempat tinggal/ hotel yang nyaman dan serasa di rumah sendiri. Jika ada satu tempat yang disukai Cancerians, maka dia tidak akan pernah bosen untuk berkunjung ke tempat ini berulang-ulang.
Jika saya seorang Cancerian, tempat favorit saya mungkin adalah Jogja, seluruh pedesaan di Jawa, desa tradisional di Lombok, dan mungkin Bali.
Tujuan luar negeri mungkin saya akan sering ke Fiji, Turki dan Thailand. Amerika Serikat mungkin juga masuk dalam daftar saya.
Untuk urusan hotel, saya tidak suka yang besar dan mewah. Saya lebih suka cottage kecil dan lebih personal. Hotel Tugu di Malang, atau cottage2 kecil di Bali mungkin adalah pilihan saya.
Horoscope dan Traveling – Gemini
Sifat Dasar
Gemini adalah orang yang komunikatif. Komunikatif dalam arti luas; bukan cuma pandai bicara, seorang Gemini bisa saja bawaannya pendiam namun dia bisa berkomunikasi lewat media apapun. Sangat informatif dan kebanyakan suka belajar.
Traveling
Dengan kemampuan komunikasinya, jadikan dia sebagai juru bicara saat ada petugas keamanan yang menginterogasi rombongan perjalanan. Tempatkan dia disebelah sopir jika bepergian dengan trayek yang lumayan jauh atau ke suatu tempat yang belum pernah kita datangi dan minim informasi. Gemini jagonya!
Jika saya seorang Gemini, saya akan jatuh cinta sama kota Jogjakarta dengan segala macam tatanan masyarakatnya yang unik, mungkin saya akan tinggal beberapa lama di sebuah desa di Kaliurang, mencoba jadi penduduk lokal. Blusukan di pasar terapung di sungai Banjarmasin juga sangat menyenangkan. Hm, Pasar Klewer Solo mungkin. Beberapa desa adat di Bali dan Lombok juga akan sangat menarik buat saya.
Luar negeri? Saya sebagai Gemini akan tertarik dengan hiruk pikuk kota Tokyo dan Los Angeles, beberapa kota di Australia seperti Sydney dan Adelaide, juga Tibet dan New Delhi.
Horoscope dan Traveling – Taurus
Sifat Dasar
Orang Taurus adalah orang yang terorganised. Buatnya hidup itu ada urutan dan aturan mainnya. Suka sekali dengan makanan dan minuman yang enak dan tau betul cara memanjakan diri dengan kuliner.
Traveling
Taurus paling tidak suka dadakan, tidak suka sudden idea. Buatnya, perjalanan itu harus dipikir masak-masak mulai dari hal kecil seperti toiletries yg harus dibawa, sampai oleh-oleh apa yang cocok untuk teman dan kerabatnya. Jika ingin liburan yang aman dan menyenangkan (dalam arti smooth dan terscheduled) serahkan saja pada Taurus.
Destinasi luar negeri saya mungkin Paris untuk mencicipi anggur terbaik di dunia, Thailand, Hongkong, Mexico dengan kekayaan kuliner mereka.
**re-post from johanesjonaz,wordpress.com
Tuesday, March 12, 2013
Missing waves ; Escapism
Wednesday, January 09, 2013
mau kemana juga, nyarinya pantai!
Then, it was fun!
So, where next?
missing the waves,
tvs.
Wednesday, July 25, 2012
Brass Warming-Up
| Reposted from : Marko S Hermawan | |
| Biasanya pemanasan dimulai dari nada panjang skala do, berdurasi 4 sampai 8 ketuk setiap nadanya, dilanjutkan staccato skala do, dan lip slur. Mari kita telaah satu per satu pemanasan tersebut. Long tones Disebut juga nada panjang. Nada panjang bukan saja berarti pencapaian nada harus sesuai dengan ketukan yang dituju (4 atau 8 ketuk), namun juga pengaturan nafas yang sedemikian rupa sehingga kualitas dan intensitas suara merata sepanjang ketukan itu. Kebiasaan yang terjadi di beberapa brass section adalah, ketika nada pertama ‘do’ dibunyikan, maka tidak semua alat membunyikan secara serentak, terkadang ½ ketuk setelah dimulai, dan bahkan nadanya juga bukan nada ‘do’. Mengapa demikian? Ada 2 teknik yang perlu diperhatikan: A. JANGANLAH MULAI DENGAN MENIUP NADA ‘DO’. Kondisi paru-paru, tenggorokan, diafragma, dan bibir belum fleksibel untuk memulai meniup. Lakukan pemanasan nafas terlebih dahulu. John Ericson (2002) mempunyai tips yang cukup efektif dalam melatih pernafasan. Dia mengatakan kemampuan diafragma untuk menampung udara hanya 75% saja, dan untuk memaksimalkannya membutuhkan latihan otot diafragma dan otot-otot disekitar tulang iga untuk berkembang. Teknik latihan (gunakan metronome): - Tarik nafas 4 ketuk - Tahan nafas 4 ketuk - Buang nafas 4 ketuk - Istirahat 4 ketuk - Mulai lagi dengan tarik nafas, begitu seterusnya - Lanjut ke 6 dan 8 ketuk masing-masing Dr. Bradley Ulrich dalam buku “Building a Better Trumpet Section” (2001) dari Jupiter Music menambah latihan nafas menjadi: - Exercise No. 1 - 4 ambil nafas, 4 buang nafas (ulangi) - 2 ambil nafas, 2 buang nafas (ulangi) - 1 ambil nafas, 1 buang nafas (ulangi) - rest - Exercise No 2 - 4 ambil nafas, 4 buang nafas (crescendo saat buang nafas) - 4 ambil nafas, 8 buang nafas (crescendo saat buang nafas) - 4 ambil nafas, 12 buang nafas (crescendo saat buang nafas) - rest - 2 ambil nafas, 4 buang nafas (crescendo saat buang nafas) - 2 ambil nafas, 8 buang nafas (crescendo saat buang nafas) - 2 ambil nafas, 12 buang nafas (crescendo saat buang nafas) - rest - 1 ambil nafas, 4 buang nafas (crescendo saat buang nafas) - 1 ambil nafas, 8 buang nafas (crescendo saat buang nafas) - 1 ambil nafas, 12 buang nafas (crescendo saat buang nafas) Fokus perhatian:
B. JANGANLAH MULAI DENGAN MENIUP NADA ‘DO’ LAGI. Loh, jadi kapan kita bisa mulai meniup ‘do’? Ada suatu ketika dimana saat pemain meniup ‘do’, suara yang ditimbulkan adalah ‘twa-twa’ (Ericson, 2002) – atau nafas dulu yang keluar sebelum nada. Maka efek yang ditimbulkan adalah setiap ketukan 1, suara tidak timbul secara serentak. Dr Bradley Urich (2001) menyebutkan alasannya antara lain:
Beberapa hal yang harus diperhatikan selama latihan pemanasan bagi seorang pelatih adalah:
Yuk, bikin kurva, kita pemanasan! Reference: Ericson, John Q, Associate Professor of horn at Arizona State University, Notes on Breathing and Use of Air, issue of the Texas Bandmasters Association Journal, June, 2002 Ulrich, Bradley P, Professor of Music, has taught trumpet at Western Carolina University since 1989, Building a Better Trumpet Section, Jupiter Education Services, 2001 |
Wednesday, June 20, 2012
Kita tuh, chemistry nya udah dapet...
"Kita tuh chemistry-nya udah dapet"
Itu yang tertanam di benak saya, ketika empat orang bocah ini cuap-cuap di bandara nungguin pesawat. Gak ada ide yang harus kami lakukan saat itu, selin ngetawain penyanyi yang nada nyanyiannya kemana-mana. Yang terlintas di benak saya selanjutnya adalah, gimana caranya mengatasi sensai deg-degan nanti malam? Oke, tertawalah lepas hari ini!
Yang terjadi selanjutnya adalah, gelak tawa, wajah-wajah ketiga orang yang saya kenal baik ini menatap saya, tersenyum. Nah, dari tatapan saja, sudah terbangun chemistry! Saat mereka menjuluki saya 'yellowpages', saya tahu mereka sayang sama saya. :)
Hingga kemudian, sampai di tempat yang dituju, menyiapkan segala sesuatunya. Hei, kami berempat seperti berada di perasingan! Melakukan segala sesuatu yang tidak biasa kami lakukan di weekend. Sejenak, kami membiarkan diri kami terhempas begitu saja di atas kasur. Lelah, namun ini baru setengahnya. Ada dia di sisi saya, ada kamu dan kamu juga. Hanya kami berempat. Penasaran kah kalian tentang apa yang kami lakukan? Hehehe..
Petang pun tiba, mari bergegas, menuju agenda selanjutnya. Dinner, lalu meeting, dan meeting, dan meeting. Seperti biasa, di belahan negara manapun, setiap petang, macet tak bisa dielak. Hingga sampailah kami di suatu tempat yang, boleh dibilang cukup indah pemandangan yang dapat dilihat dari sini, semacam skydining. Di meja yang sudah dipesan sebelumnya, kami mulai memesan makan malam kami. Oh, tidak. Tidak hanya kami berempat yang ada di meja itu, ada 3 orang laiinya, yang punya peran cukup penting dalam pertemuan kali ini. Sebut saja, KS, AM, dan NN.
Yang terjadi setelahnya, adalah ketujuh orang yang terlibat percakapan cukup serius. Saya, jangan ditanya. Mungkin saya bisa tenang setenang air kala itu, karena seperti saya pernah bilang, saya sudah sangat terbiasa dengan kabar-kabar mengejutkan. Yang lain? Yang saya lihat, ketika mata kami berpapasan, hanya ada tatapan nanar tak berdaya. Lalu saya harus apa? Hanya bisa tersenyum.
Hingga tengah malam pun tiba, kami baru beranjak dari situ. Kembali ke peristirahatan kami. Saya tahu pasti, meskipun di sepanjang perjalanan kami pulang, kami tetap penuh dengan tawa canda, ada semacam pecaham-pecahan gelas dalam otak kami. Ada semacam sesuatu yang terus-menerus menohok ulu hati kami untuk segera dimuntahkan. Hingga kemudian kami hening, satu persatu diantara kami berempat, mulai bisu. Inilah saat dimana, segala tawa tidak lagi bisa menjadi obat penawar. Saya menatap ketiga sahabat ini, ingin rasanya memeluk mereka erat satu-persatu. Meskipun mungkin pelukan itu tidak bisa meredakan mereka, tapi setidaknya itu cukup membantu saya untuk meluapkan isi hati ini. Diam yang terjadi setelahnya, adalah dimana kami mulai membentuk rangkaian-rangkaian baru untuk membentuk kembali pecahan-pecahan gelas tersebut di otak kami, untuk mungkin dibangun menjadi sebuah piring. Mungkin mulai dari malam ini, kami berempat, harus mencari bagaimana caranya pecahan-pecahan tadi bisa terbentuk kembali.
Yang mengharukan selanjutnya adalah saat dimana saya dan ketiga lainnya, sejenak di depan kamar saya, begitu serius. Menyatukan tangan, untuk kemudian memanjatkan doa kepada Tuhan kami masing-masing. Apapun. Kami tahu, doa kami satu. Tidak ada yang mustahil bagi orang percaya..
Sampai kami berpisah, saya tahu, chemistry ini tak akan padam..
Thursday, May 31, 2012
I was born to be..
Bangga? Iya, tapi enggak juga sih. Hidup emang butuh perjuangan, dan kadang pujian. But, this is what i am with all imperfections. Above all, i admit that....
I was born to be indipendent!

